Inovasi Perpustakaan Digital Pusat Ekonomi Syariah

Seiring dengan perkembangan ekonomi syariah baik di dunia dan khususnya di Indonesia, begitu banyak Negara di dunia mulai shifting dari ekonomi konvensional ke ekonomi syariah dikarenakan gagalnya ekonomi konvensional menahan krisis ekonomi dunia. Di Indonesia kian hari makin bertambah banyak lembaga pendidikan yang membuka prodi, jurusan bahkan sekolah tinggi ekonomi islam. Di luar Indonesia, pertumbuhan seperti itu malah sudah lebih dulu terjadi termasuk juga di universitas-universitas barat yang notabene sekuler, seperti louborough university dan university of durhem, yang merupakan dua perguruan tinggi bergengsi di inggris.

01

Saya mencoba mengangkat inovasi baru, dimana inovasi ini mensinergikan antara dua bidang yang saat ini sedang berkembang, yaitu ekonomi syariah dan teknologi. Terkait perkembangan ekonomi syariah yang begitu pesat, tentunya harus didukung oleh banyaknya kajian teoritis. Hal tersebut pun harus didukung oleh buku-buku serta literatur ekonomi syariah yang lengkap. Tapi faktanya, banyak buku untuk mengkaji ekonomi syariah masih minim dan sulit dijangkau umat, serta masih sulitnya mendeteksi buku-buku lama yang biasa menjadi rujukan.

Mungkin pertanyaan besarnya, “kenapa kita tidak mendigitalkan buku-buku ekonomi syariah?”.Memang ada beberapa kelemahan terkait digitalisasi buku-buku ekonomi syariah, seperti proyek digitalisasi buku yaitu google book yang bisa diakses oleh umat di dunia. Belum lagi proyek yang digarap oleh Universitas Harvard yaitu Digital Public Library of America. Larry page, pendiri google, dan Robert darnton, pemimpin proyek Harvard, sebenarnya memiliki impian yang sama, yakni melihat kehadiran perpustakaan universal yang tersedia secara online yang memungkinkan seluruh pengetahuan tersedia bagi semua warga. Namun mewujudkan cita-cita mulia itu tidak mudah ketika dihadapkan dengan kepentingan pihak-pihak lain, seperti penulis, penerbit, distributor, dan sebagainya.

Terlepas dari kendala yang dihadapi dua pemain besar tersebut, justru jauh lebih besar mashlahah untuk umat dunia, seperti akses mudah bagi umat dalam mempelajari ilmu pengetahuan dan menjadi investasi bagi anak cucu umat manusia yang takkan habis termakan rayap. Kendala hak cipta, penulis, penerbit pun sebenarnya bisa diatasi dengan menciptakan sistem yang tentunya tidak merugikan para pihak terkait, justru menambah keuntungan untuk mereka.

Biarkan mereka bermain secara universal, mari kita mengambil ceruk untuk memusatkan digitalisasi buku buku ekonomi syariah yang ada di seluruh dunia saja, yang bisa diakses secara online oleh seluruh umat di dunia. Kendala yang akan dihadapi tak akan jauh berbeda dengan proyek google dan Harvard. Tapi coba kita lirik yang dicontohkan oleh Amerika, pada perusahaan media cetak yang hariannya dijual secara gratis yang bernama “Metro”, harian tersebut diburu para pembacanya, karena memang diberikan secara gratis. Apakah itu merugikan pihak harian “Metro”(?), tentu tidak, karena kekuatan banyaknya pembaca itulah yang menjadi nilai jual dan menyedot para perusahaan ingin memajang iklannya di harian tersebut yang menjadi sumber keuntungan.

Oleh karena itu, dalam implementasinya nanti, perpustakaan digital ekonomi syariah ini bisa mengadopsi model website http://www.issuu.com untuk media onlinenya dan agar para pembacanya bisa mengakses secara gratis, tentu bisa mengadopsi teknik marketing dari harian “Metro” yang mengandalkan kekuatan banyaknya pembaca dengan menarik perusahaan-perusahaan guna memajang iklannya di website perpustakaan digital ekonomi syariah yang digunakan untuk membiayai operasional dan keuntungan bagi para penulis, penerbit, hak cipta, distributor, dan seluruh pihak terkait.

Oleh : Asep Saepullah – UIN Jakarta

Didukung oleh : Fuki Fair 3 – Potensi IT dalam Islam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s