Dakwah Dua Dunia

Masih kita ingat tentang kegigihan Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah menyampaikan kebenaran ajaran Islam kepada masyarakat Arab. Beliau berdakwah tanpa mengenal lelah, hingga akhirnya kita bisa merasakan indah dan nikmatnya Islam sekarang. Namun, masih banyak masyarakat yang masih belum dapat merasakan keindahan dan nikmatnya Islam. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang Islam. Adanya isu-isu perbedaan tentang ajaran Islam membuat bingung masyarakat yang hanya mengenal dasar ilmu Islam saja. Untuk memberikan ilmu dan pemahaman yang benar tentang Islam, maka dakwah sangatlah diperlukan.

Ilmu pengetahuan tentang Islam yang mendalam kebanyakan hanya diajarkan
pada sekolah-sekolah Islam ataupun pesantren. Namun masyarakat pada umumnya lebih memilih untuk menempuh pendidikan pada sekolah-sekolah umum. Walaupun pendidikan agama Islam di sekolah umum juga ada, namun intensitasnya sangatlah sedikit sehingga pengetahuan masyarakat tentang agama Islam sangatlah kurang. Hal inilah yang membuat masyarakat bingung ketika ada isu-isu Islam yang beredar di lingkungan mereka, seperti perbedaan cara shalat, perbedaan hukum tentang suatu hal, dan lainnya. Untuk mendalami pengetahuan tentang Islam maka disarankan bagi masyarakat untuk mengikuti pengajian-pengajian di masjid-masjid di sekitar lingkungan mereka. Namun lagi-lagi dakwah melalui cara ini menjadi kurang maksimal karena acara pengajian biasanya dilakukan pada siang atau sore hari sehingga banyak masyarakat yang tidak bisa ikut karena masyarakat pada umumnya masih bekerja.

Di sisi lain, zaman sudah semakin maju, berbagai macam teknologi pun bermunculan dalam kehidupan kita. Salah satu dari teknologi modern yang sangat berpengaruh saat ini adalah internet. Internet merupakan teknologi yang dapat menghubungkan manusia tanpa terbatas oleh daerah. Kita bisa menyebarluaskan dakwah melaui berbagai media sosial seperti facebook dan twitter ataupun website sehingga masyarakat luas dapat mengakses ilmu pengetahuan tentang Islam yang lebih mendalam melalui media tersebut.

Dakwah melalui dunia maya juga bisa dibilang ringan. Ringan dalam hal ini maksudnya adalah tidak memerlukan biaya yang besar. Melaui media sosial seperti facebook contohnya, kita bisa meyebarluaskan ilmu pengetahuan kita dengan posting catatan di dalamnya dan memberikan tag kepada teman-teman kita. Dari posting tersebut akan muncul diskusi-diskusi sehingga menambah pengetahuan kita tentang Islam. Begitu mudahnya berdakwah, bahkan Rasulullah SAW juga bersabda seperti pada hadits berikut.

Dari Abu Sa’id al Khudri r.a, ia berucap, “Kudengar Rasulullah SAW bersabda,
‘Barang siapa di antara kalian melihat kemungkaran, ubahlah dengan tangnnya. Jika tidak mampu, ubahlah dengan lisannya. Jika tidak mampu juga, ubahlah dengan hatinya. Dan yang demikian itu selemah-lemahnya iman’”.(HR. Imam Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Dakwah melalui media sosial dan media internet lainnya memang tergolong mudah, akan tetapi akan ada kemungkinan pemahaman yang akan didapatkan pun juga tidak seterang bila langsung bertemu dengan ahli ilmu agama Islam. Pengajian merupakan solusi bila diskusi dalam media sosial dan media internet lainnya dirasa kurang memberikan jawaban yang memuaskan. Dalam pengajian, kita dapat bertanya langsung pada ahli ilmu agama Islam sehingga kita akan mendapatkan jawaban yang cukup memuaskan. Dengan begitu, kita akan merasakan nikmat dan indahnya Islam bersama-sama.

Oleh : Adhimas Yudha P

Didukung oleh : Fuki Fair 3 – Potensi IT dalam Islam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s